Warga Ruli Beverly kembali Bangun Rumah di Lokasi Kebakaran

oleh

Kabarkepri.id – Warga kembali membangun rumah liar (ruli) di lokasi eks kebakaran Ruli Beverly Batamkota. Pembangunan kembali ini merupakan reaksi dari tidak jelasnya persiapan kaveling untuk para korban, lagipula warga-warga ini menilai tempat relokasi sementara kurang memadai.

“Audiensi dengan BP Batam di DPRD Batam, mereka (BP Batam) belum ketemu lahan, dengar itu, dengan bacaan bismillah, nawaitu niat, kami dirikan lagi,” kata perwakilan warga, Suhartono, Jumat (17/8) siang.

Ia mengaku, sebagian warga ada yang masih bertaha di pengungsian di Ruko Alladin, sebagiannya memilih kos atau kontrak hingga menumpang di rumah keluarganya masing-masing. “Satu bulan lagi udah penuh lagi ini. Gimana, orang pada kerja di sekitar ini. Di pengungsian tak layak, air berebut. Mau tinggal di rusun kejauhan, ” keluh dia.

Ia mengaku, kepastian lahan merupakan hal yang ingin warga dapatkan informasinya dari pemerintah, baik BP Batam maupun Pemko Batam.

“Kalau ada lokasi baru yang disiapkan, kami akan pindah. Jika tidak kami akan bertahan di sini, bayar UWTO pun kami mau,” imbuh dia.

Hal lain, kata dia, warga masih gamang soal kebenaran kejadian kebakaran, apalagi hasil forensik warga sebut belum keluar.

Sisi lain, lanjut dia, warga melihat banyak kejanggalan dari kejadian ini, seperti rumah pertama yang terbakar memiliki dua tabung 12 kilogram yang cukup kontras dengan gas tabung subsisdi 3 kilogram yang biasa dimiliki warga ruli.

Solihin, pemilik rumah asal muasal api juga kini warga tidak tahu keberadaanya. Menurutnya, pemilik rumah tersebut baru sekitar dua bulan kembali setelah sempat tinggal di Seibeduk, sebelumnya memang tinggal di ruli tersebut di bagian tengah pemukiman dan setelah kembali memilih tinggal di pinggir.

“Ini sengaja dibakar atau musibah, ini yang belum jelas. Secepatnya pemko dan polisi kami minta terangkan hal ini,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku belum mendengar kabar soal pembangunan kembali ruli beverly. Ia mengaku, jajarannya akan mengecek hal ini.

Soal lahan relokasi, ia mengaku memang belum ada informasi dari BP Batam. Padahal, ia mengatakan kesiapan lahan sudah dijanjikan oleh Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Pak Lukita sudah janji, tapi sekarang belum ada kabar. Saya bilang, kalau bapak (lukita) dari ganti, saya akan larang bangun lagi (ruli), pak Lukita janji, oke,” ucapd ia.

Ia mengaku akan menghubungi kembali Lukita, agar kepastian lahan warga dapat terjawab. “Kalau mau ganti, kita akan selesaikan. Kalau tidak, kita akan pikir lagi,” pungkasnya. (iza)

Respon Anda?

komentar



Source