Tinjau Pelaksanaan Pelatihan Industri Mikro Kecil, Sekda Jefridin Katakan Ini Bekal Untuk Masuk Dunia Kerja

oleh -
Tinjau Pelaksanaan Pelatihan Industri Mikro Kecil, Jefridin Katakan Ini Bekal Untuk Masuk Dunia Kerja

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. meninjau pelaksanaan Pelatihan Fiber Optik Berdasarkan Unit Kompetensi Berbasis Literasi Digital Teknologi Bagi Pekerja Industri Mikro Kecil (IMK) di SMKN 1 Batam, Minggu (10/09/2023).

Jefridin menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Mercy Corps Indonesia yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Pada tiap kelas pelatihan yang ditinjaunya, Jefridin memberikan semangat kepada peserta pelatihan. Ilmu yang didapat ini akan menjadi bekal saat akan masuk ke dunia kerja.

“Kepada Adik-adik semua selamat mengikuti pelatihan ini. Mudah-mudahan dapat menambah ilmu untuk Adik-adik semua dan tentunya ilmu yang diperoleh mendatangkan manfaat buat Kita semua,” ujar Jefridin.

Kepada Mercy Corps Indonesia, Jefridin mengucapkan terimakasih karena melalui pelatihan ini tentunya dapat menambah ilmu bagi masyarakat Batam. Ucapan yang sama juga disampaikan Jefridin kepada Kepala SMK Negeri 1, Deden Suryana yang sudah menyediakan tempat pelatihan.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat bagus antara Mercy Corps Indonesia dengan pihak SMK Negeri 1 Batam, sehingga Adik-adik Kita dapat mengikuti pelatihan sekaligus praktek. Ini merupakan langkah untuk memenuhi lapangan pekerjaan sesuai skill yang dibutuhkan,” ujarnya.

Puspa Indriyani, M.Si, Program Manager Mercy Corps Indonesia  mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kapasitas bagi Angkatan Kerja di Indonesia, khususnya di Kota Batam.  Melalui program WEDARI (Improved workforce and employment readiness through technological digital literacy and post sales services skills) untuk memberikan peningkatan kapasitas bagi siswa tahun akhir SMK dan pekerja IMK permesinan di Kota Batam.

“Tujuan dari program ini adalah mempersiapkan siswa SMK tahun akhir dalam memasuki dunia kerja. Kita ingin ada peningkatan soft skill dan hard skill pada siswa. Jika dibandingkan tahun 2022 lalu, tahun ini minatnya cukup banyak. Untuk saat ini ada 160 peserta yang mengikuti pelatihan,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *