Syarat dan Ketentuan Klaim Asuransi untuk Diabetes, Baik dari BPJS atau Asuransi Swasta

oleh

Bila tidak ditanggulangi dengan tepat, diabetes bisa meningkatkan angka kematian di suatu negara. Diabetes bahkan sudah menjadi salah satu penyakit kronis dengan angka kematian terbesar di Indonesia. Jumlah orang Indonesia yang terdiagnosis mengalami diabetes dari tahun ke tahun pun selalu meroket. Data Riskesdas melaporkan total kasus diabetes hingga akhir tahun 2013 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2007.

Maka, tidak heran jika pengobatan diabetes turut dimasukkan ke dalam program BPJS sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan keganasan penyakit tersebut di Indonesia. Beberapa asuransi swasta juga menyanggupi klaim pengobatan diabetes pemegang polisnya. Yuk cari tahu apa saja yang dibiayai asuransi untuk diabetes.

Apa saja yang bisa dibayarkan BPJS untuk diabetes?

Sesuai dengan Permenkes 28/2014, asuransi BPJS menanggung semua jenis penyakit. Dilansir dalam laman Jamkes Indonesia, pembiayaan pengobatan penyakit pembunuh utama (salah satunya diabetes) ditanggung seluruhnya oleh BPJS. Artinya, semua pembiayaan untuk pengobatan diabetes di Indonesia gratis jika Anda resmi terdaftar sebagai peserta BPJS dan mengikuti aturan klaim yang berlaku.

Ini termasuk resep obat diabetes harian, pembelian insulin dan isi ulangnya, rawat inap di rumah sakit, hingga kelas senam diabetes dan edukasi gizi untuk pengaturan pola makan yang ada di wilayah FASKES Anda.

Obat diabetes apa saja yang ditanggung oleh BPJS?

obat sakit gigi

Obat diabetes yang harus diminum seumur hidup dan obat-obatan prediabetes akan ditanggung BPJS. Akan tetapi, fasilitas ini terbatas untuk obat jenis tertentu.

Obat diabetes yang dibiayai dalam diabetes melitus adalah obat yang ada dalam daftar Formularium Nasional (Fornas). Fornas menjadi acuan dalam pemberian obat untuk peserta BPJS. Obat yang masuk ke dalam Fornas adalah obat yang paling berkhasiat, aman, dan harga terjangkau.

Jika Anda menggunakan obat di luar daftar ini, maka Anda harus membayarnya sendiri dengan uang pribadi. Namun biaya lainnya di luar obat ini, seperti biaya konsultasi ke dokter, tetap akan dibayarkan BPJS.

Di dalam Fornas juga terdapat jumlah obat maksimal yang bisa diresepkan. Contohnya, obat diabetes metformin 850 mg bisa diberikan maksimal 60 tablet per bulan. Itu artinya, jika dalam sebulan obat metformin yang diberikan lebih dari jumlah tersebut, maka Anda yang akan harus membayar sisa kelebihan harga obatnya.

Bagaimana prosedur pemeriksaan diabetes dengan BPJS?

penyakit menular di rumah sakit

Untuk pemeriksaannya, tahapannya akan sama seperti pemeriksaan penyakit pada umumnya. Pertama Anda perlu pergi dulu ke puskesmas sebagai fasilitas kesehatan (faskes) tingkat 1 untuk mendapatkan pemeriksaan fisik dasar. Setelahnya jika faskes 1 menilai kondisi Anda perlu ditangani lebih lanjut, maka akan dibuatkan surat rujukan untuk berobat ke faskes tingkat 2. Begitu seterusnya.

Jika masa pakai surat rujukan Anda sudah kedaluwarsa tapi Anda masih perlu lanjut berobat, ulangi lagi dari langkah pertama yaitu pergi ke faskes 1 untuk memperbarui surat rujukan. Begitu seterusnya.

Pastikan iuran BPJS Anda tidak menunggak agar birokrasinya lancar saat berobat.

Lalu, bagaimana dengan pengobatan diabetes dengan asuransi swasta?

asuransi mikro

Syarat dan ketentuan masing-masing perusahaan asuransi untuk diabetes bisa beda-beda. Pada dasarnya, klaim asuransi untuk diabetes akan tergantung pada kesepakatan kontrak alias polis yang sudah Anda buat bersama agen asuransi di awal pendaftaran.

Jika kontrak polis menyetujui asuransi membayarkan pengobatan diabetes Anda, maka tidak usah khawatir. Semua obat diabetes dan pemeriksaan diabetes lainnya akan ditunjang oleh pihak asuransi.

Namun, beberapa asuransi ada yang memiliki pengeculaian untuk tidak membiayai kasus komplikasi diabetes atau penyakit tertentu yang disebabkan oleh diabetes.

Artikel Syarat dan Ketentuan Klaim Asuransi untuk Diabetes, Baik dari BPJS atau Asuransi Swasta Dipublish Oleh Hello Sehat.