Di Batam, Ada Satu Keluarga Ramai-ramai Jadi Caleg

oleh

Kabarkepri.id -Pada pemilihan legislatif (Pileg) di Kepri 2019 mendatang, ditemukan banyak caleg yang berasal dari satu keluarga. Ada yang suami-istri, ada yang kakak-adik, anak-bapak, dan hubungan keluarga lainnya.

Tentunya ada plus minus dengan maju menjadi caleg dalam periode yang bersamaan.

Salah satu contohnya adalah antara Jasarmen Purba dan anaknya Jonaha Christian Purba yang akan sama-sama maju dari partai NasDem.

Bedanya, Jasarmen akan maju ke DPR RI dari dapil Kepri dan Jonaha akan maju KE DPRD Batam dari Dapil III meliputi, Seibeduk-Nongsa-Bulang dan Galang.

“Kami maju bersama dalam Pileg atas kemauan sendiri. Jadi tidak pernah saya menyuruh anak saya untuk maju jadi Caleg,” kata Jasarmen Purba, Jumat (24/8).

Menurut Jasarmen, anaknya lah yang duluan masuk Nasdem. Di mana sebelum dilakukan penjaringan Bacaleg oleh Partai, Jonaha sudah langsung mendaftar ke Partai.

“Jadi dari awal, dia mengaku akan maju jadi Caleg tetapi harus ganti partai. Jadi saya belum masuk partai, dia sudah duluan,” katanya.

Melihat keseriusan anaknya, anggota DPD RI itu langsung mendukung.

“Saya lihat dia sangat serius. Dia terus sosialisasi tetapi belum terang-terangan. Dan bisnisnya tidak terganggu sama sekali,” katanya.

Jasarmen yang sudah matang dalam perpolitikan sering bertukar pikiran dengan anaknya, Jonaha, untuk trik-trik dalam berpolitik. Dan ia berharap akan ada hasil yang bagus untuk dia anaknya di Pileg 2019 mendatang.

Nah, caleg dari satu atap yang maju dalam pemilihan legislatif adalah Ahars Sulaiman dan Diana Titi Windayati.

Pasangan suami istri itu maju dari partai berbeda. Ahars dari NasDem untuk Provinsi Kepri dan Diana dari PPP dari dapil I untuk DPRD Batam.

Ahars Sulaeman yang sudah matang dalam dunia politik mengaku menjadi caleg karena memang hidupnya adalah politik. Di mana ia selama ini sudah berkiprah membangun Kepri lewat anggota DPRD Kepri.

“Kalau saya sudah cinta sama politik. Sudah lama berpolitik dan saya mendapat dukungan dari keluarga termasuk istri saya. Awalnya memang saya paling disupport,” katanya.

ilustrasi

Saat pendaftaran caleg beberapa waktu lalu, Diana akhirnya memutuskan untuk maju menjadi caleg. Alasannya, untuk memenuhi kuota perempuan. Tetapi setela terdaftar, Diana menurut Ahars ternyata memutuskan untuk serius dalam meraup suara.

“Jadi sebenarnya, awalnya itu istri saya itu lebih nyaman jadi dosen. Tetapi karena partai meminta, ya akhirnya maju,’ katanya.

Apalagi menurut Ahars, Diana bukanlah pemain baru dalam dunia politik. Diana sudah ada pengalaman sebagai anggota DPRD Batam periode 2009-2014.

“Jadi kalau kami diskusi di rumah, sudah gampang. Dan saya sudah sampaikan bagaimana trik-trik untuk di lapangan,” katanya.

Tetapi yang menjadi berat menurut Ahars adalah biaya sosialisasi naik dua kali lipat.

“Kalau cuma saya yang maju kan tidak terlalu berat. Nah kalau sudah dua maju, memang dari segi biaya agak berat,” katanya.

Suami istri lainnya yang maju dalam Pileg 2019 mendatang adalah mantan Bupati Bintan Ansar Ahmad dan istrinya Dewi Kumala Sari. Keduanya maju lewat partai Golkar.

Ansar Ahmad akan maju ke DPR RI dan istrinya mencoba peruntungan di DPRD Kepri dari dapil II. Keduanya juga masing-masing duduk sebagai nomor urut satu.

Pasangan suami istri lainnya yang akan maju adalah Huznisar Hood dan Peppy Candra. Keduanya maju dari partai Demokrat.

Husnizar akan maju ke DPR RI ari dapil Kepri dan dan istrinya Peppi Chandra akan mencoba peruntungan dari dapil I Bukit Bestari Kota Tanjungpinang.

Pasutri lainnya adalah ketua DPW PPP Kepri Sarafuddin Aluan yang akan maju ke DPRD Kepri dan istrinya Rosiani untuk DPRD Tanjungpinang.

Pasangan suami istri terakhir adalah mantan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Yuniarti Pustoko Weni dari PDI Perjuangan. Lis akan maju ke DPRD Kepri dan istrinya akan mencoba peruntungan ke DPRD Tanjungpinang.

Sementara hubungan kakak-adik yang akan maju di Pileg adalah Tumbur M Sihaloho dan Udin P Sihaloho.

Keduanya kini masih berstatus aktif sebagai anggota DPRD Kota Batam dari fraksi PDI Perjuangan.

Tumbur akan maju lewat dapil Seibeduk-Bulang-Galang di omor urut dua, sementara adiknya Udin akan maju sebagai nomor urut tujuh dari dapil Bengkong-Batuampar.

Selanjutnya adalah Jamer Purba dan Mulia Rindo Purba yang sama sama maju dari partai Gerindra. Bedanya Jamer maju ke senayan, sedangkan Mulia Rindo maju ke DPRD Batam lewat dapil Sagulung.

“Memang Jamer itu abang saya. dan ini kali kedua dia maju dari Kepri ini. Yang namanya keluarga ya pasti sering bincang politik dong,” katanya.

Terkait suara keduanya dalam Pileg 2014 lalu, termasuk signifikan.

“Intinya kalau masalah suara. Kami tetap optimis karena memang kita sudah berbuat untuk masyarakat,” ujar anggota komisi II DPRD Batam tersebut.

Calon yang masih satu keluarga yang maju menjadi Caleg adalah Asnah dan Ririn Warsiti dari Gerindra. Kedua istri Saparuddin Muda ini akan sama-sama maju dari partai Gerindra. Selain itu, menantu mereka Kamaruddin Muda juga akan maju dari Partai Hanura menjadi caleg DPRD Batam.

Hubungan keluarga lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah antara Putra Yustisi Respaty, anak mantan Wagub Kepri Soerya Respationo yang akan maju bersama Widiastadi Nugroho, adik kandung Soeryo. Putra maju ke DPRD Kota Batam, dan Widiastadi ke DPRD Kepri.

Yang terakhir adalah Asmin Patros dan Hendra Asman. Asmin akan maju ke DPRD Kepri sedangkan keponakannya Hendra Asman ke DPRD Batam. Keduanya saat ini masih aktif sebagai DPRD Kepri dan DPRD Batam dari fraksi Golkar. (ian)

Respon Anda?

komentar



Source