Bawaslu Kota Batam Temukan Pelanggaran Jelang Pileg

oleh
ilustrasipemilu

 

Kabarkepri.id – Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) Kota Batam menertibkan spanduk bakal calon legislatif (bacaleg) yang melanggar ketentuan kampanye jelang ditetapkanya daftar calon tetap (DCT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) 22 September mendatang.

Anggota Bawaslu Batam, Nopialdi mengatakan dalam minggu ini ada dua spanduk yang ditemukan melanggar karena menampilkan nomor urut bacaleg dan partai politik pengusung.

“Padahal belum boleh. Makanya kami tertibkan,” kata dia, Jumat (24/8).

Ia menjelaskan sesuai dengan aturan, nomor urut atau segala hal yang berhubungan dengan kampanye baru bisa dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam menetapkan DCT tanggal 22 September mendatang.

“Setelah itu barulah mereka boleh berkampanye. Tepatnya tanggal 23 September,” sebutnya.

Spanduk yang tidak sesuai dengan aturan ini akan terus ditertipkan untuk selanjutnya diproses. Sanksi bisa berupa pidana pemilu. Beberapa spanduk yang ditertipkan jelas menampilkan lambang partai dan nomor urutnya.

“Baru di Batamkota kami temukan. Hingga kini panwaslu masing-masing kecamatan juga terus bekerja memantau setiap spanduk yang tersebar di Batam,” ujarnya.

Ia meminta warga juga turut proaktif melaporkan jika ada bacaleg yang melakukan kampanye sebelum saatnya. Warga juga harus berhati-hati terhadap praktik uang yang biasanya terjadi, termasuk memberikan barang-barang pendukung kegiatan di lingkungan RT/RW.

“Itu termasuk money politic. Jangan sampai warga menerima itu nanti bisa kena dan ada sanksinya,” sebut dia.

Untuk itu, warga yang melihat praktik ini bisa melapor ke Bawaslu dan tentunya harus dilengkapi dengan bukti seperti foto maupun vidio.

“Biar kami punya dasar untuk bertindak. Maknya harus ada bukti tersebut,” tutup Aldi. (yui)

Respon Anda?

komentar



Source