3 Pilihan Obat Pilek yang Bisa Anda Beli di Apotek Terdekat, Tanpa Resep Dokter

oleh

Semua orang bisa mengalami pilek kapan saja. Pilek adalah infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus. Pilek sebenarnya bisa sembuh sendiri dengan banyak istirahat dan minum air putih. Namun jika hidung meler Anda sampai mengganggu aktivitas, tidak ada salahnya untuk minum obat pilek.

Apa saja obat pilek yang tersedia?

Karena pilek disebabkan oleh virus, maka antibiotik bukanlah obat yang tepat. Masih banyak orang yang salah paham bahwa pilek bisa diobati dengan antibiotik. Padahal, antibiotik ditujukan untuk mengobati infeksi bakteri sedangkan pilek disebabkan oleh virus. Maka, obat pilek yang tepat adalah…

Dekongestan

Dekongestan (pseudoephedrine) membantu melegakan napas dengan mengencerkan lendir yang menyumbat hidung. Obat ini juga bekerja mengecilkan jaringan hidung yang bengkak dan mengurangi produksi lendir.

Obat dekongestan tersedia dalam bentuk pil, sirup, serta semprotan hidung. Obat pilek dekongestan bisa Anda minum bersama antihistamin. Meski begitu, efek sampingnya dapat membuat jantung Anda berdebar dan sulit tidur.

Antihistamin

Antihistamin seperti diphenhydramine dapat digunakan untuk mengobati pilek dan bersin-bersin akibat alergi. Meski begitu, obat yang mengandung diphenhydramine bisa membuat Anda mengantuk.

Alternatifnya, Anda bisa gunakan cetirizine yang tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan tetes (drop). Obat ini tidak menyebabkan kantuk, tapi dapat membuat mulut kering.

Obat pereda nyeri

Jika pilek juga membuat Anda demam dan sakit kepala, Anda bisa mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen. Kedua obat ini dapat meredakan gejala pilek dan demam.

Paracetamol hanya boleh diberikan pada bayi usia tiga bulan ke atas, sementara ibuprofen hanya boleh diberikan pada bayi usia enam bulan ke atas.  Selalu konsultasikan ke dokter mengenai dosis yang tepat untuk anak Anda.

Penting diingat sebelum minum obat pilek

Obat-obatan tersebut dapat meringankan gejala pilek untuk orang dewasa dan anak-anak usia 5 tahun ke atas. Obat-obatan pilek ini tidak boleh diberikan pada bayi usia dua bulan atau yang lebih muda.

Yang mana pun obatnya, minumlah obat sesuai petunjuk dosis yang tertera pada kemasan obat atau sesuai anjuran dokter. Jangan melebihkan dosis yang sudah ditentukan, karena tidak akan membuat pilek hilang dengan cepat.

Selagi berusaha menyembuhkan pilek dengan minum obat, jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih dan istirahat, serta banyak makan makanan yang sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Artikel 3 Pilihan Obat Pilek yang Bisa Anda Beli di Apotek Terdekat, Tanpa Resep Dokter Dipublish Oleh Hello Sehat.