2020 Harus Lebih Cepat

oleh -9 views

Plt Gubernur H Isdianto memimpin Rapat Mingguan OPD di Rupatama Lantai 4 Kantor Gubernur Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (2/12).

Dalam arahannya, Isdianto menegaskan kepada seluruh Kepala OPD agar menyongsong tahun 2020 dengan optimise tinggi untuk bekerja dengan lebih baik lagi serta tentunya lebih cepat.

“Pemanfaatan waktu harus diupayakan semaksimal mungkin, jangan ada lagi keterlambatan-keterlambatan,” tegas Isdianto.

Selain itu, Kepala OPD juga diharapkan Isdianto harus lebih sering kelapangan untuk meninjau setiap pekerjaan yang sedang dilaksanakan agar sesuai dengan perencanaan yang telah di usung.

“Cek dil dan apa kejadian di lapangan kenapa belum selesai dan lain sebagainya. Sehingga jawaban pasti kita dapatkan bersama, saya ingin ada jawabannya senin minggu depan, ” lanjutnya.

Isdianto juga tak henti-hentinya untuk mengajak semua elemen OPD berkomitmen untuk saling berkoordinasi, saling mengisi satu sama lainnya, utamakan kebersamaan.

“Yakin dan percaya, kawan kawan semua sudah mahirlah dalam kegiatan kegiatan seperti ini dan jika kita bersama, apapun yang sulit akan mudah diselesaikan ,” kata Isdianto.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah menyampaikan dalam pembahasan ada beberapa agenda. Yang pertama pergeseran APBD yang sudah disahkan pada tanggal 29 November 2019, dan pembahasan kali ini cukup berat yang harus segera direalisasikan.

“Dalam pergeseran menyesuaikan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) OPD, karena ini penting dalam menjilit buku APBD. Walaupun sudah dikirim secara umum ke Mendagri untuk dibuat Keuangan Daerah, tinggal ditunggu karena ada beberapa item target target catatan bagi TAPD setelah pembahasan,” kata Arif.

Selanjutnya, Arif menyampaikan kegiatan MTQ Provinsi  tahun 2020. Agar Gubernur memberikan arahan tempat penyelenggaraan yang ada dua titik lokasi acara, dimana lokasi pertama Gurimdam XII dan keduanya Gedung Daerah.

“Kita berharap nantinya, MTQ Provinsi Kepri bisa dilaksanakan kedua tempat Gurindam XII dan Gedung Daerah bisa dipakai berdasarkan arahan Pak Gubernur,” lanjut Arif.

Kepala Barenlitbang H Naharudin mengatakan dalam pembahasan APBD pada tahun ini, ada beberapa catatan menyangkut dengan RKPD RKA yang sudah disahkan, ini adalah elemen yang tidak bisa dipisahkan dalam satu kesatuan.

Nahar menjelaskan, dimana RKPD dan Tupoksinya yang ditandatangi oleh Gubernur, yang memuat semua usulan Kepala Daerah, seluruh usulan kegiatan OPD dan usulan masyarakat melalui Musrenbang adalah kegiatan kegiatan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Provinsi yang dijabarkan dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Nahar juga mengapresiasi kepada kepala OPD yang tegas, dan ada perubahan yang baik. Artinya perubahan RKPD Tupoksi dan RKA sudah mulai jalan dengan pemahaman dan aturan aturan yang ada.

“Kita akan lebih kuat berpegangan kepada aturan, daripada kita menentang aturan ini, sehingga kita tidak lari dari pada track on the track nya itu (RKPD, Tupoksi dan RKA),” kata Nahar.

Lalu Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi memaparkan sesuai dengan arahan Pak Gubernur, dimana 66 paket proyek strategis yang telah di sesuaikan ke APBD perubahan yang sudah selesai sekitar 20 paket. Dan 46 paket dalam proses sampai akhir tahun.

Aries juga mengingatkan Kepala OPD, dalam kegiatan APBN sesuai DIPA yang sudah diterima dua minggu yang lalu. Untuk percepatan agar mengusulkan Pejabat Pengelola Keuangannya, biar bisa diproses surat Keputusannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *